Jumat, 11 Maret 2016

Kau Tahu Tidak?



Kau tahu tidak, aku ini terbuat dari baja. Baja tidak berperasaan yang tidak akan sakit dengan cacian ataupun pandangan menyedihkan itu.
Kau tahu tidak, aku tidak punya hati. aku tidak mendendam dan mengumpulkan rasa sakit untuk membenci orang lain.
Kau tahu tidak, aku bisa menghilang. Aku bisa dengan tiba-tiba berada di tempat yang jauh sekali di pikiranku meninggalkan keriuhan ragaku.
Kau tahu tidak, aku bisa larut menjadi partikel kecil yang tak terlihat. Aku bisa dengan tiba-tiba tidak ada di depan mata diabaikan begitu saja.
Kau ahu tidak, aku memiliki duniaku sendiri yang isinya cuma aku, kamu dan orang-orang yang membenciku. tapi kau tahu tidak, aku suka sekali ada di dalamnya. Aku suka sekali mengembara di dunia itu. Di dunia dimana semua orang membeciku, tapi hidupku selalu mudah karena ada dirimu.
Seperti terus berputar dalam otakku, tak sejenak pun berhenti. Memaksaku larut dalam khayalan-khayalan. Membuatku kehilangan kesigapan dari dunia nyata disekelilingku. Aku larut di dalamnya. Semua yang perputar di sekelilingku itu menjadi tidak nyata. Bagaimana itu terjadi? Aku akan terdiam sejenak, kembali ke dunia nyata. Tersenyum dan menertawakan diri-sendiri lalu kembali ke dunia liar itu lagi. Dunia nyata ini terkadang sungguh membosankan. Warnanya itu-itu saja, putih, hitam, dan abu-abu. Padahal aku suka warna hijau, kuning, dan merah. Seperti lampu lalu lintas. Lalu aku memutuskan kembali lagi ke dunia itu, dimana hanya ada aku, kamu dan orang-orang yang membenciku.
Kau tahu tidak, aku suka sekali bermimpi.

Sukoharjo 17 Desember 2012

Tidak ada komentar: